RESENSI
1.Sinopsis
Dilan 1990 menceritakan kisah remaja di masa SMA. Dimana cerita ini diambil dari kisah nyata. Kisah percintaan di masa remaja antara dilan dan milea. Dilan ialah baik hati,suka usil,dan romantis. Dilan juga dinamai sebagai siperamal,namun dilan sosok yang terlibat pada geng motor.sedangkan milea adalah seorang wanita cantik dan baik hati, milea merupakan siswi pindahan dari Jakarta ke bandung.dibalik itu ada beni yaitu pacar milea dari Jakarta yang bersifat kasar kepada milea. Selain itu, dilan 1990 mengisahkan perjuangan cinta terhadap wanita yang ia cintai.
2.Identitas
a. judul : Dia Adalah Dilanku Tahun 1990
b. Tahun terbit : 2014
c. kota terbit : Jakarta
d. Penulis : Pidi Baiq
e. Penerbit : Pastel Books
f. Tahun terbit : 2014
a. judul : Dia Adalah Dilanku Tahun 1990
b. Tahun terbit : 2014
c. kota terbit : Jakarta
d. Penulis : Pidi Baiq
e. Penerbit : Pastel Books
f. Tahun terbit : 2014
3.Analisis
Unsur Intrinsik
a. penokohan (antagonis,protagonis,tritagonis)
- dilan : baik,lucu,usil, dan romantis
- milea : baik,cantik, dan sopan
- beni : pemarah,manja dan perhatian
- lusy : baik hati dan setia.(teman milea)
- bunda dilan : homoris,baik dan penyayang
- bunda milea : baik,penyayang dan perhatian
- bahar : baik hati,setia kawan dan pemarah
- bik eem : ramah,baik hati
b. tema : percintaan
c. latar
- waktu : pagi,siang,sore dan malam
- tempat: sekolah,rumah,dan kantin.
d. alur :
-alur mundur, menceritakan kisah cinta milea dengan dilan
e. sudut pandang
- orang pertama : aku,saya (milea) yaitu tokoh utama
- orang kedua : kamu,dia (dilan) yaitu tokoh utama
f. amanat : mengajarkan arti sebuah cinta,perjuangan cinta dan mengingatkan akan toleransi terhadap orang yang disayangi, serta menghargai waktu.
g. gaya bahasa : bahasa sehari-hari(tidak menggunakan bahasa yang baku) dan mudah dimengerti, namun terdapat bahasa sunda tujuan sebagai penguat bahasa daerah bandung.
a. penokohan (antagonis,protagonis,tritagonis)
- dilan : baik,lucu,usil, dan romantis
- milea : baik,cantik, dan sopan
- beni : pemarah,manja dan perhatian
- lusy : baik hati dan setia.(teman milea)
- bunda dilan : homoris,baik dan penyayang
- bunda milea : baik,penyayang dan perhatian
- bahar : baik hati,setia kawan dan pemarah
- bik eem : ramah,baik hati
b. tema : percintaan
c. latar
- waktu : pagi,siang,sore dan malam
- tempat: sekolah,rumah,dan kantin.
d. alur :
-alur mundur, menceritakan kisah cinta milea dengan dilan
e. sudut pandang
- orang pertama : aku,saya (milea) yaitu tokoh utama
- orang kedua : kamu,dia (dilan) yaitu tokoh utama
f. amanat : mengajarkan arti sebuah cinta,perjuangan cinta dan mengingatkan akan toleransi terhadap orang yang disayangi, serta menghargai waktu.
g. gaya bahasa : bahasa sehari-hari(tidak menggunakan bahasa yang baku) dan mudah dimengerti, namun terdapat bahasa sunda tujuan sebagai penguat bahasa daerah bandung.
4.
Analisis unsur ekstrinsik
a. nilai moral : tanggung jawab atas apa yang telah dilakukan nya
b. nilai agama : meskipun terlibat geng motor, dilan ialah pemaaf.
c. nilai sosial : toleransi,rasa kesetiaan dan menghargai seorang wanita
d. nilai budaya : menggunakan aturan seharai hari daerah bandung
e. nilai ekonomi : kehidupan sederhana dan terkecukupan
5. Kelebihan
a. nilai moral : tanggung jawab atas apa yang telah dilakukan nya
b. nilai agama : meskipun terlibat geng motor, dilan ialah pemaaf.
c. nilai sosial : toleransi,rasa kesetiaan dan menghargai seorang wanita
d. nilai budaya : menggunakan aturan seharai hari daerah bandung
e. nilai ekonomi : kehidupan sederhana dan terkecukupan
5. Kelebihan
1. Dapat membuat cerita lebih hidup
hanya dengan dialog, karena setting tempatnya hanya sediki dan itu tidak
dijelaskan secara detail
2.
Percakapan
yang dipakai ialah kalimat langsung, tanpa ada ucapan “kataku”, dan bertanya
dan sebagainya sehingga bisa membuat percakapan lebih menarik
3.
Bahasa
yang digunakan sangat sederhana, tidak norak, namun terdapat romantis nya.
4.
bukunya
lumayan tebal, tulisannya lumayan besar sehingga lebih mudah untuk dibaca
5.
Mengingatkan
kita kembali bernostalgia ke zaman masa-masa SMA.
6.
Adanya
ilustrasi atau khayalan/imajinasi.
1.
gga
2.
Akhir
dari buku ini yang menggantung/sulit ditebak (meski bukan benar-benar yang terkahir,
mengingat adanya buku yang kedua tahun 1991), tapi tetap membuat penasaran.
3.
Beberapa
humor terasa garing dan terkesan seperti dipaksakan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar